matamu, tatapanmu.
menusuk jantung ku.
tatapan mu begitu dalam dan tajam.
sebuah tatapan yang mengartikan berjuta makna.
matamu, menyakitkan hatiku.
tatapan mu seperti menyampaikan sebuah pesan singkat yang berisikan kalau kau sangat sedih.
sedih yang mendalam.
aku memang sudah melupakan mu kini.
meski belum lupa sepenuhya.
aku masih menyayangi mu.
masih belum jelas memang, aku menyayangi mu kini sebagai apa.
entah teman atau masih terasa lebih.
firasat ku sih mengatakan lebih.
aku masih menyayangi mu, lebih dari teman.
argh, tak ingin aku seperti ini.
ingatan tentang mu terlalu melekat di otak ku.
aku masih menginginkan mu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar